Kembali
Detail News

Gelar Display Ekstrakurikuler, Ponpes DIMSA Sragen Kenalkan Kegiatan Edukatif Santri

Admin • 2026-07-15

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

 

SRAGEN - Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (DIMSA) menggelar Display Ekstrakurikuler pada Rabu (15/07/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Masa Forum Ta'aruf Santri (Fortasi) untuk menyambut ratusan santri baru. Pihak pesantren memamerkan 19 pilihan ekstrakurikuler unggulan guna mengembangkan minat bakat santri.

Acara ini berlangsung semarak di lapangan utama Ponpes DIMSA Sragen sejak pagi hari. Rangkaian kegiatan dimulai dari penampilan tilawah, seni hadroh, bela diri Tapak Suci, hingga pertunjukan musik band. Selain itu, para santri baru juga berkesempatan langsung mengunjungi berbagai stan ekstrakurikuler yang telah disiapkan.

Kepala SMP DIMSA Sragen, Ustadz Wibowo Juli Saputro, M.Pd, menegaskan bahwa orientasi ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh tentang kehidupan pesantren. Pembelajaran di pondok tidak hanya berfokus pada bidang akademik, melainkan juga pengembangan non-akademik secara seimbang.

"Kegiatan hari ini tidak hanya sekedar tampilan kegiatan ekstrakurikuler saja, namun juga pengenalan lingkungan sekolah beserta seluruh kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di pesantren DIMSA," ujar Ustadz Wibowo Juli Saputro saat diwawancarai di lokasi acara.
 

Pihak pesantren tidak hanya mengenalkan jenis kegiatan, tetapi juga menunjukkan pembuktian kualitas. Ponpes DIMSA Sragen sukses mencatatkan total 778 prestasi gemilang dalam satu tahun terakhir. Pencapaian luar biasa ini melingkupi kompetisi tingkat regional hingga internasional.

Pada ranah internasional, dua santri tingkat SMP berhasil membawa pulang medali perunggu dalam ajang Hong Kong International Mathematical Olympiad 2025. Sementara itu, untuk bidang non-akademik, tim Tapak Suci sukses menyabet gelar juara umum tingkat kabupaten. Keberhasilan ini kemudian diikuti oleh tim panahan yang meraih juara di tingkat provinsi pada tahun 2026.

Langkah ini mendapatkan apresiasi dan respons positif dari para peserta didik baru. Mereka mengaku lebih terbantu untuk menentukan wadah kreativitas selama menempuh studi di pesantren. Melalui pengenalan ini, santri dapat melihat langsung opsi kegiatan yang sesuai dengan bakat mereka.

"Kegiatan ini seru dan dengan kegiatan ini saya jadi mengetahui semua kegiatan terutama kegiatan ekstrakurikuler di Ponpes DIMSA ini," ujar Serly, salah seorang santri baru.

Pada tahun ajaran baru ini, Ponpes DIMSA Sragen menerima total 218 santri baru. Kuota tersebut terdiri dari 163 siswa kelas 7 SMP dan 55 siswa tingkat MA. Secara keseluruhan, total santri yang menempuh pendidikan di Ponpes DIMSA kini telah mencapai 560 anak.